Jumat, 10 Agustus 2012

Orkestra Kuaci

Sering kumengunyah biji kuaci
Dari savana bunga matahari
Dengan bahasa yang paling laut

Musim mengelir warna,
Mengirim aneka rasa kuaci
Asin, gurih, manis, kecut
Lidah lidas, kusantap tandas
Memacu adrenalin
Mengikuti riap irama notasi puitik

Ada yang belum tergenapi , puitik tanpa resonansi
Kuaci biji matahari tak bernyanyi
Orchestra gagu, musik bisu
Savanahku hanya hampar rumput kering,
Bukan, bukan bunga matahari
Ingin anginku tak beriring

Duhai, kupinta Maha Orchestra
Kapan tiba waktu
Kunyah kuaci dengan irama puitik

( Sidoarjo, 9/7/12 )

* ingin melihat baca puisi.... *

Tidak ada komentar:

Posting Komentar