Kamis, 09 Agustus 2012

Aku Tetap Perempuan

Pada suatu pagi
Kuciumi harum basah rambutmu
Pada daun mengabarkan cerita
Percintaan dibawah rumah bambu
Kita duduk berdua, di atas meja batu
Dibawah kolam ditemani dua ikan
Bermain dakon dengan biji asam jawa

Seputaran giliranmu mengisi lumbungnya
Irisan gula jawa sudah kuselipkan disaku, bekalmu

Saat kau tarik pedati dengan kerbaumu
Kayuh jauh kekasih, penuhi lumbung kita

Suara kodok mengiringi percintaan
Adakah yang lebih indah
Selain menatap bayangan
Aku tetap perempuan,

( Sidoarjo 2012 )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar