Jumat, 26 April 2013

Puisi-puisi April 2013


Aku Salah MembacaMu

Aku salah membaca
mengabarkan dunia yang pecah waktu

Seharusnya aku membaca daun
yang mulai tumbuh dalam gerhana senjaku
tanpa berpaling dari wajahMu

Menyeruak bilik sesal
katapun runtuh

Aku telah menjelma pisau
yang menusuk batang jiwaku sendiri !

Sda, 2013

Alay-kah ?

Engkau pencuri
yang masuk diam-diam
mencuri sebagian jiwa
aku terkapar, menggelepar
tak berdaya

Engkau juga tuba
dan akulah ikan
yang sekarat di tuba cintamu

Engkaulah api
yang menbakar seluruh perasaanku
menjadi biru ungu.

Dan
Engkau sepleton pasukan katak
yang mengepungku dengan pasukan rindu

Sda, 2013


Sukma di Atap Langit

Di ubun ubun langit
kusembunyikan nafasmu
sebagai puncak perjalananku

dan awanpun teranyam
sebagai selembar peraduan
bulan madu sepasang sukma yang tertawan

Sida, 2013


Kristal

Ya, dia Ida.
Bunga es di kutub utara

ia, abadi sebagai butiran kristal
yang mengendap di dasar lumpur
Sda, 2013


UNAS

Di Kuali ibu menanak doa
Tuhan mendengar bisikan 
"matangkan jawaban ananda "

dan tuhan mengirimkan pijarnya

Sda, 2013

Duka April

Kita memelihara jahanam puteriku, 
di malam jahanam, petir membilurkan luka-luka kita
Aprilpun berduka!

Apalah arti air mata. puteriku
Ia hanyalah telaga kesedihan

Sda, 2013




Hikayat

Ada selembar pelangi
terjurai di leher mimpi
menebar harum 
di sekitar pohon ruh
ketika doa tak lagi utuh
Sida 2013


Demam 2,7

mata hujan menyala 
di demam tinggi rinduku

Sda,2013


Menangkap Suasana

Kita selalu berteduh di atap malam
Di bawah pohon jambu
Kau-aku merangkum temu rahasia
selebat alis sang malam

Pecahan bulan menjadi cahaya matamu
menembus kedalaman jauh
di balik rimbun dahan
mengusap kening wajahku

Sidoarjo, 26/4/2013