Kamis, 21 Maret 2013

Farah


Kaulah ikan itu, farah
Lalu lalang  berenang dalam jiwaku
Mengibaskan sirip
Demi mencipta riak

Semula aku sekedar kapal
Engkau tersangkut di ujung layar
Terlempar dari pecut ombak selatan
Lalu singgah di lipatan dermaga senja

Farah, o Farah
Kau kini tak lagi semata singgah
Tetapi berumah

Jiwaku tak luas
Untuk menampung resah
Ya., ya Farah

Atap rindu yang mengusir tampias
Agar lukisanku mengekasihkanmu tak luntur waktu

2013. SD

Kepada Randu

Randu
Aku suka berlindung di ketiakmu
Dari hantu masa silam

adakah yang salah Randu?
Jika kerinduan semakin mencandu
Dan telah  kubaiat menjadi kekasih

Lihatlah, warna merah jambu
Menjadi sapuan rouge abadi
 Di atas selembar lukisan wajahku
Mengekalkann cinta  bersarang
Di lumbung merpati,

Ah,Randu
Aku ingin berdiam di lapang dadamu
Berayun manja di kedua lengan yang kukuh
Dan tak akan bermain jauh dari langitmu

Menjelma kanakkanak abadi
Berumah dalam jiwamu                                  

Kau tetap peri biru,
yang kupanggil
dengan seribu nama cinta
Randu

Sidoarjo 21/3/13

Senin, 11 Maret 2013

Puisi Maret 2013

Ekstase

Menggamit cakrawala
melayari lautan ruhMu
persenyawaan sakral
membakar malam keramat

bumi rindu
terguncang bagai lindhu
Kamu-aku menyatu dalam waktu

Sda. Maret 2013


Iluminasi Yang Jauh

Malam hilang dari pandang
bayang bintang menjauh
sekerat cahaya pergi
rubuh jiwa tak berpilar

O, Waktu kembalikan pada lidahku
kuteguk semua ludahku

Biarkan gamang jiwaku
dalam gengaman langit malamMu

Sda. Maret 2013


Perjalanan Ekstase

Engkaulah jiwa
gerbang yang kubuka dengan mantera
perlahan aku memasukinya

Diiringi geriap gamelan sukma
diselingi gesekan rebab

Yang menggetarkan angin
menaburkan sari bunga

Di sudut taman yang terjaga
dari gaduhnya percakapan

Dan kita
telah meleburkan udara
jadi kata yang tak terkatakan


Sda, Maret 2013