Selasa, 30 Desember 2014

AKU BERHARAP

aku selalu berharap
hujan sore ini mencintaiku

ia turun dengan sayapnya
meletuskan gelembung awan
yang tumpah menjadi balon-balon air pecah
meluncur deras ke bumi

seketika beban lenyap
perihpun enyah
tersapu genangan hujan

lalu tubuhku menjadi ringan
ringan melayang
menjadi burung
melesat terbang
ke pulau jauh

Sidoarjo, desember 2014

BARANGKALI KAU BISA MEMILIH

anggap kita telah  berjudi
dengan prasasti abadi
sebuah kematian

dunia hanya meja permainan
wajahnya adalah dadu
menerka usia di setiap sisinya

barangkali hanya angka yang kau mesti kau ingat
dimana terhenti pada satu halaman
yang kita sebut kematian

apakah kau ingin memilih
angka cantik untuk satu kematian?
seperti kau bisa memilih tanggal kelahiran
12122014 angka bahagia bukan?
gampang diingat, gampang dikenang katamu

sambil melepas biji dadumu
kau berfikir takkan ada tangisan
dengan kematian yang indah dengan nomor cantik

engkau gampang dikenang
engkau gampang diingat

Desember 2014





TAK ADA RUANG UNTUK SATU YANG SEDERHANA

seperti arca
duduk di batu waktu
detik detik berlalu
beringsut menerka diam

malam berlinang hujan
bulan mengatup pilu
hari hari berguguran
menerbangkan bayangan senja muram

untuk satu yang sederhana tak ada ruang untuk itu

dan selembar pesan tersangkut
di ujung kabut matamu

Desember 2014

PEACE

/1/

bertubi angin mengepung
memanahkan bola api
berlarian sepanjang penjuru
dan langit terbalik
menelan diam
hanya sendiri
hanya sendiri

/2/

Tuhan yang baik
biarkan kata-kataku mengalir
di udaramu yang biru
dari buruk sangka
dari sangka buruk

Hanya Engkau yang tahu
hanya Kau yang tahu
mata hati hambaMu

Desember 2014