Kamis, 26 Mei 2016

RUANG KEDAP

aku telah berjanji
menutup semua suara
hingga tak ada lagi gema hujan
kau dengar dari lembah sunyi


tapi hari ini
kau lambaikan percakapan

membuka celah semua pertahanan
tak bisa kubendung banjir mengaliri kedua mata

ruang kedap bukan lagi milikku

Aku telah melanggar janji
Menyimpan gema hujan dari bibirku

Selasa, 24 Mei 2016

MANTRA ADAM

kita duduk di meja waktu
tanpa tahu akhir
yang akan kita terka

benang merah merajut bait bait ungu
menghillir suasana magis
pesona malam biru


mantera yang kau suwuk
ke sekujur tubuh
mendebarkan geletar
getar yang entah

aku tersekap sukma yang terbang
menjemput syurga
Oh, Adam yang hilang

Sda 2016

BERMAIN PIANO

Bagiku hal yang paling gila, menjadi tuts hitam dalam suatu piano. Melodi rancak, sekumpulan patitur bergerak erotis. menghentak dari hal yang tak biasanya.
Sensasi, asing liar, aneh tapi menakjubkan!.
Dari rutinitas keseharian yang berbeda menikmati walz, bosas dengan secangkir cappucino dalam udara tenang dan lurus, sepanjamg musim berkasidah bermain di tuts tuts putih
Beginilah hidup di antara hitam dan putih
“Kau ingin ritual ?“
Lalu melihat dalam cermin tanduk tumbuh di kepalamu, ketika kau menjawab “ ya, ingin“

KISAH DI HARI JUMAT

sengaja tanpa selarik pesan
aku ingin semuanya mengalir
seperti takdir
menemuimu, senja


menikmati perjumpaan
serta renyah percakapan

berdua, menyantap petang
di sepiring rindu

waktu tak semulus aspal
bagai barisan semut
derit roda berlomba
di atas keriuhan jalanan
melambatkan semua ketergesaan

aku tiba
Jarum jam bertengger di separuh hari
dan malam mulai mendekap
menggugurkan barisan rencana

gontai duduk diantara deretan bangku peron
menatap bayangan sebalik kaca

senjaku berlalu
ditelan laju roda
menuju utara!

Bungur asih, 29 April 2016