Sabtu, 20 Oktober 2012

Khuldi Puisi

Lama  mencumbuimu dalam bahasa ghalib
Percintaan majnun nyaris tanpa akal
Sungguh betapa  magnit  begitu kuat
Merapalkan setiap nama aksara, oh puisi
Dan kujatuh bersimpuh misteri hujanmu

Sepetember berlalu menceraikan mimpi awan
Cinta hilang  ranggas terbakar  bagaskara

Oktober tak berdaun
Tangkai yang tanggal dari tubuh bulan
Samadi pohon luruh  buncah rindu
Tak tahan melupakan kekasih
Kembali  ke beranda hampa

 (Menemumu apakah  dosa ?, mencintaimu apakah kutukan )

Sidoarjo,  Oktober 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar