Sabtu, 20 Oktober 2012

Elegi Bintang

Di Bejana April kandas
Menderas cahaya gumintang, di antara ujung pedang
Setelah cawan kemabukan menjadi candu
Cerita Laila dan Qais
Tertawan kerahasiaan langit

Mei berukir harap
Luluh di sudut bintang


Juni , rindu tembikar
Berkilat asah
Menyatu ku -mu pada cahaya

Juli, angin mengaburkan cuaca

Agustus, kesetiaan bumerang
Mengubur cinta , mencoba
Kembali kepada pintu

September, kelabu
menghablur hampa

Oktober, Sunar temaram
Awan kenangan
Siluhet hitam masih terenda manis
Lekat pada lubuk paling biru

( Masih adakah taman itu ? )
 
Sidoarjo, Oktober 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar