Mencuri kenaifan pagi
Saat gerhana tepat di atap rumah
Malam datang terbata, mengusung basah air mata
Langit growong , awan gelap
Melukisi warna buram, kanvas senja
Perempuan selalu lelah meniup unggun
Menunggu huma
Menyalakan dupa
Lelaki tak berhenti membakar atap rumbia
Memburu malam
Menunda terang
Pergilah !
Bagimu pertemuan hanyalah ektase luka
Pergilah !
Bila angin tak mau berdamai
Pagi belum beranjak dari gelap
Gerhana setia bertengger di atap growong
Dan kaupun belum kembali
Sidoarjo, Oktober 2012
Saat gerhana tepat di atap rumah
Malam datang terbata, mengusung basah air mata
Langit growong , awan gelap
Melukisi warna buram, kanvas senja
Perempuan selalu lelah meniup unggun
Menunggu huma
Menyalakan dupa
Lelaki tak berhenti membakar atap rumbia
Memburu malam
Menunda terang
Pergilah !
Bagimu pertemuan hanyalah ektase luka
Pergilah !
Bila angin tak mau berdamai
Pagi belum beranjak dari gelap
Gerhana setia bertengger di atap growong
Dan kaupun belum kembali
Sidoarjo, Oktober 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar