Kupandang wajah diatas air telaga, Astaga naga! Cermin
air itu membiaskan bayangan sesosok makhluk berkaki empat mirip kuda
putih dengan satu tanduk dikepala dengan sepasang sayap. Aku coba cubit
tanganku merasakan apa ini semua mimpi ????? Tapi....hah....rasa
terkejut yang luar biasa karena tanganku berubah jadi kaki semua.
Tersadar kalau aku sekarang di dunia berbeda. Sekelilingku pepohonan
teduh dan rumpun bunga aneka warna disekitar telaga. Suara gemericik air
yang keluar dari celah batu diantara belukar. Suasana hutan gunung yang
masih perawan. Dan mengapa aku harus jadi kuda bertanduk??. Aku berubah
wujud menjadi seekor UNICORN.
Belum hilang rasa heranku
dan menemukan jawaban dengan semua ini tiba-tiba muncul sosok jelita
didepanku. Harum tubuhnya tercium dihidungku. Bibirnya ranum merakah
merah tanpa lipstik. Kulitnya putih mulus berkilau diterpa sinar
matahari membuat mataku sedikit buram oleh pantulannya. Rambutnya
panjang diurai dengan hiasan mahkota kecil dikepala. Wow.....tubuh itu
sintal berlekuk menggelorakan syahwat makhluk Adam. Terbalut kemben
jarik parang. Duh gusti aku yang berubah wujud menjadi unicorn saja
sampai meneguk ludah..Membuatku tak bisa berpikir dengan akal warasku
lagi. Ah persetan amat biar aku berubah menjadi unicorn bahkan kambing
congekpun aku tak perduli, asalkan aku bisa mendekati makhluk tuhan
paling seksi didepanku itu.
" Kirrin, kemari......", suara
lembut dan merdu keluar dari bibir mungilnya. Suara itu menyihirku
untuk melangkahkan kaki empatku mendekatinya.
Oh......namaku di
sini berubah menjadi lebih keren " KIRIN ", padahal kalau diduniaku dulu
waktu aku manusia namaku " KIRUN "...gak beda jauh sih sebenarnya.
Tangan
halus itu mengelus punggung tubuhku, ada rasa nikmat dibelai gadis
secantik itu. Aku curi-curi kesempatan dengan mengeluskan kepalaku di
pipinya. Diapun tertawa kecil...mungkin setengah geli. he..he...Jarang
aku di belai gadis semolek ini. Dulu fatimah saja hitam dekil pembantu
warung sebelah menolak cintaku. Nasibku di dunia selalu tak beruntung
dalam soal asmara. Kirun...kirun.... pikirku dalam hati.
"
Kirin., rebahkan kepalamu dipangkuanku, ", suara itu merdu bagaikan
nyanyian orkhestra. Akupun menurut saja. ia elus tandukku yang
keras.......ehmm aku merasa PW nih...alias Posisi Wuenak. Tiba-tiba
imajinasiku melalang buana seandainya saja aku berubah wujud lagi
menjadi Pangeran tampan dan aku akan monyongkan bibirku menyentuh bibir
merah basah itu....Pendar-pendar cahaya berkejap diotakku
nakalku.....Sebelum fantasiku terlalu jauh tiba-tiba...
GUBRAK!!!
Seluruh
wajahku basah tersiram air ember. Sebelum aku menyadari kalau aku
berubah jadi manusia kembali. Kupingku mendengar suara ribut dan
serapah.
" Dasar, satpam semprul !!! kerjanya molor saja.!
Itu.....rumahku baru saja kemalingan", teriakan keras Pak Deny,
majikanku menyadarkanku dengan tangan menenteng timba yang sudah kosong
" keluar kamu, hari ini kamu aku pecat !!!!!, ", Bagai disamber geledek, suara itu membuat seluruh tubuhku lemas.
Terbayang dipelupuk mata satu minggu pekerjaanku menjadi satpam rumah gak di gaji
Nasib...nasib....Unicorn.........
( Sidoarjo, 10.9,2011 )

Tidak ada komentar:
Posting Komentar