Minggu, 11 September 2011

Unicorn ( Cerpen )

~~~~~~~
Kupandang wajah diatas air telaga, Astaga naga! Cermin air itu membiaskan bayangan  sesosok makhluk berkaki empat mirip kuda putih dengan satu tanduk dikepala dengan sepasang sayap. Aku coba cubit tanganku merasakan apa ini semua mimpi ?????  Tapi....hah....rasa terkejut yang luar biasa karena tanganku berubah jadi kaki semua. Tersadar kalau aku sekarang di dunia berbeda. Sekelilingku pepohonan teduh dan rumpun bunga aneka warna disekitar telaga. Suara gemericik air yang keluar dari celah batu diantara belukar. Suasana hutan gunung yang masih perawan. Dan mengapa aku harus jadi kuda bertanduk??. Aku berubah wujud menjadi seekor UNICORN.

Belum hilang rasa heranku dan menemukan jawaban  dengan semua ini tiba-tiba muncul sosok jelita didepanku. Harum tubuhnya tercium dihidungku. Bibirnya ranum merakah merah tanpa lipstik. Kulitnya putih mulus berkilau diterpa sinar matahari membuat mataku sedikit buram oleh pantulannya. Rambutnya panjang diurai dengan hiasan mahkota kecil dikepala. Wow.....tubuh itu sintal berlekuk menggelorakan syahwat makhluk Adam. Terbalut kemben jarik parang. Duh gusti aku yang berubah wujud menjadi unicorn saja sampai meneguk ludah..Membuatku tak bisa berpikir dengan akal warasku lagi. Ah persetan amat biar aku berubah menjadi unicorn bahkan kambing congekpun aku tak perduli, asalkan aku bisa mendekati makhluk tuhan paling seksi didepanku itu.

" Kirrin, kemari......", suara lembut dan merdu keluar dari bibir mungilnya. Suara itu menyihirku untuk melangkahkan kaki empatku mendekatinya.
Oh......namaku di sini berubah menjadi lebih keren " KIRIN ", padahal kalau diduniaku dulu waktu aku manusia namaku " KIRUN "...gak beda jauh sih sebenarnya.

Tangan halus itu mengelus punggung tubuhku, ada rasa nikmat dibelai gadis secantik itu. Aku curi-curi kesempatan dengan mengeluskan kepalaku di pipinya. Diapun tertawa kecil...mungkin setengah geli. he..he...Jarang aku di belai gadis semolek ini. Dulu fatimah saja hitam dekil pembantu warung sebelah menolak cintaku. Nasibku di dunia selalu tak beruntung dalam soal asmara. Kirun...kirun.... pikirku  dalam hati.

" Kirin., rebahkan kepalamu dipangkuanku, ", suara itu merdu bagaikan nyanyian orkhestra. Akupun menurut saja. ia elus tandukku yang keras.......ehmm aku merasa PW nih...alias Posisi Wuenak. Tiba-tiba imajinasiku melalang buana seandainya saja aku berubah wujud lagi menjadi Pangeran tampan dan aku akan monyongkan bibirku menyentuh bibir merah basah itu....Pendar-pendar cahaya berkejap diotakku nakalku.....Sebelum fantasiku terlalu jauh tiba-tiba...

GUBRAK!!!

Seluruh wajahku basah tersiram air ember. Sebelum aku menyadari kalau aku berubah jadi manusia kembali. Kupingku mendengar suara ribut dan serapah.
" Dasar, satpam semprul !!! kerjanya molor saja.! Itu.....rumahku  baru saja kemalingan", teriakan keras Pak Deny, majikanku menyadarkanku dengan tangan menenteng timba yang sudah kosong
" keluar kamu, hari ini kamu aku pecat !!!!!,   ", Bagai disamber geledek, suara itu membuat seluruh tubuhku lemas.
Terbayang dipelupuk mata satu minggu pekerjaanku menjadi satpam rumah gak di gaji
Nasib...nasib....Unicorn.........

( Sidoarjo, 10.9,2011 )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar