Sabtu, 27 Agustus 2011

Non fiksi Info Sehat Mengenal Cholesterol dan Fitosterol. Si Sirik dan Si Juwita

     Kalau kita menyimak kata cholesterol bayangan kita adalah lemak jahat, yang bisa menjadi penyebab penyakit jantung koroner.karena bila terlau banyak kadar cholesterol di dalam darah, maka terbentuk endapan di dinding pembuluh darah, yang mengakibatkan terjadinya penyempitan pada pembuluh darah jantung..  Hal ini erat kaitannya dengan pemompaan aktifitas jantung yang tidak teratur. Sehingga darah gagal mengalir ke jantung. Jantung yang kekurangan oksigen mengakibatkan sel otot jantung mati dan jantung berhenti bekerja. Penyakit ini kita kenal dengan nama jantung koroner, cardiovascular deseas. atau PJK..Penyakit ini menjadi momok, karena menjadi pembunuh no 1.  " Si Sirik " cholesterol ini menjadi jahat bila kita tidak kita waspadai. Hindar makan-makanan yang berlemak, jeroh-jerohan, makanan manis. Dan berolahraga yang teratur.
     Kata Fitosterol, kebalikan dari cholesterol, walaupun keduanya sama-sama dari golongan lemak. Cuma fitosterol " Si Juwita ", menjadi rival cholesterol. karena filosterol dapat menurunkan resiko penyakit jantung. Mengapa demikian??. Karena " Si Juwita" fitosterol, dapat memberikan efek penurunan kolesterol dengan cara menghambat absori Si Sirik Cholesterol di usus, menghindari kolesterol didalam misel garam empedu, dan meningkatkan ekskersi garam empedu. Selain itu fitosterol dapat memperbaiki requiest cholesterol darah pada tingkat yang normal.Dimana kita bisa mendapatkan sumber makanan fitosterol??. Dengan mantera Abrakadabra fitosterol kita dapat dari makanan mudah dan tidak menguras kantong kita.  fitosterol banyak terdapat pada biji-bijian, kacang-kacangan dan minyak nabati, seperti gandum, minyak zaitun, minyak jagung, minyak biji bunga matahari dan kacang kedelai. Tempe juga banyak mengandung fitosterol. Pada kacang tanah fitosterol dapat bersinergi dengan asam lemak tidak jenuh tunggal ( ASAM OLEAT ). yang dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah.Tapi kita harus bijaksana dalam mengkonsumsi jumlah kacang-kacangan yang ada di tubuh, dimana kacang-kacangan yang non fat dapat menjadi cholesterol

     Demikian catatan ini dibuat semoga menjadi manfaat buat para sahabat face booker...Sayangilah tubuh kita. Bukankah mencegah lebih baik dari mengobati??. Pola hidup sehat, olah raga, menghindari stres menjadi obat awet muda dan awet bugar. Ciao.....sampai di sini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar