Sabtu, 20 September 2014

Usai Pesta


seusai pesta
hanya aroma anggur tertinggal
reremahan keriuhan pelan pelan menjauh
menyekat dinding dinding kesunyian

lalu para pelayat pesta
menaburkan bunga di atas tubuh tubuh limbung
gadis pelayan terdiam
memunguti pecahan botol
yang dilempar pemabuk gila, malam tadi
dari retak lantai ia menyusun mozaik menjadi penggalan cerita novel
yang tak pernah berujung indah
seusai pesta
Adakah yang bisa dikenangkan?
selain lambai kesepian dan luka luka
mengiringi upacara kesedihan
tanpa dengung doa doa

Sidoarjo, September 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar