tinggal dingin menusuk tulang
pelan pelan singgah
menyusuri dataran hening
angin beku
tak menggerakkan dahan
runtuhan kamboja
melepaskan guguran kembang
dari ruang ruang ketiadaan
keabadian tak pernah kekal
seperti perahu
suatu saat pergi
meninggalkan pantai
berlayar jauh
ke tengah samudra
dan
sayup sayup terdengar
lengkingan peluit memanggil
dari corong berduka
bagi suatu pagi yang pergi
Sidoarjo, September 2014
tak menggerakkan dahan
runtuhan kamboja
melepaskan guguran kembang
dari ruang ruang ketiadaan
keabadian tak pernah kekal
seperti perahu
suatu saat pergi
meninggalkan pantai
berlayar jauh
ke tengah samudra
dan
sayup sayup terdengar
lengkingan peluit memanggil
dari corong berduka
bagi suatu pagi yang pergi
Sidoarjo, September 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar