Minggu, 03 Februari 2013

Memintal Imaji


:Asrining Nurfauzie
Jendela itu, selalu terbuka
mengetuk lembut bibir jiwa

Pada rumahmu yang pelangi
kumenemu jutaan cahaya
Mengaliri sungai  kata kata

Menjelma barisan kunang-kunang
benderang nyala, beranda tamanmu
penuh lukisan sajak  purnama

Menyeret  langkahku singgah
mengusung kesepian tunggal
berharap kelak malamku menjadi  rembulan,
bersamamu 

Memintal imaji


Sidoarjo, 26/1/2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar