Seribu kecamuk
memukul dinding batin
lindap kenangan sempurnakan wujudmu
kucur luka,
memedih jiwa
Waktupun berhenti
pada kekosongan nisbi
merenungi segala laku atasmu
betapa diri menjelma duri
Izinkan kembali mengetuk pintumu
meleburkan semua sesal
mengucap makna setia
Sidoarjo 27/2/2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar