Senin, 26 November 2012

Tentang Sajak

Sajak  adalah sulursulur merapat
Biarkan  ia tumbuh dalam jabat  mendekap jiwa
Terumbu  tumbuh terus di batin laut
Biarkan mengasin,  di duka penyair

Tak usah pedang,  tebasan  mengundang  badai
Apalah arti amuk , bila menyulut api
Garami, garami dengan sendawa  perih
Bukankah cecap garam  nyeri  jubah peziarah
Ingat Sebelum magrib datang
Kepung dengan doa doa dan langit istighfar

Sajak  bukan sekedar bunga kanthil
Apalah artinya bunga kanthil
Jika sekedar penabur makam
Hiaskan di kain  cakrawala
Dan bebaskan sebagai merpati
Biarkan menetas sebagai pendulum kata-kata

Sidoarjo, 21 November 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar