Senin, 26 November 2012
Kubah Masjid Di Keningmu
Aku menemukan kubah masjid di keningmu
Mengendapkan sujud bersama embun beku
Menyembunyikan sepi yang mengkristalkan rinduku
Sebagai tasbih di jemariki
Jika engkau adalah kekasihku
Akan kulepas alismu dan kupasang di atas pilar surau
Yang dingin dan licin oleh air mataku
Sudah kusujudi hatimu
Sebagai lembaran sajadah yang tergelar
Bintang yang tergenggam dalam kepal doa doaku
Engkaulah yang kelak kekasih
Sudah kubaca sebagai bahasa asih
Di hari ini, wahai oh wahai
Sidoarjo, 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar