Senin, 07 November 2011

Sumur Tak Berdasar ( Puisi )


Menyelam kedasarmu
Hanya gaung sebuah teka-teki
Tentang selendang kepercayaan
Yang terbawa angin kemarau bulan Oktober

Menyelam kedasar bahasa cintamu
Gulirkan  ragu
Gula-gula ataukah cuma tablet salut  semata ?
Manis cuma diluar dan pahit sampai kedalam
Atau cuma wangi kopi
Yang harum aromanya menghilang
setelah tandas kita teguk

Mencari dikedalaman sumur tak berdasar
Satu jawaban yang kutemukan
Hanya kekekalan
Semata milikNya


.....................................

( Sidoarjo 16 Oktober 2011 )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar