telaga itu tak mampu
menampung kemarau
dari musim yang mencekik sengit
rimbun pohon telah berlalu
menyisakan ranggas dahan
guguran daun
berserak atas tubuhnya
pada laci langit ia mentipkan pesan
sebelum surut air kenangan
Hujan yang pergi
takkan membawa gundul batin
telaga tetaplah telaga
ia sedekapkan segalanya kepada sang waktu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar