tak ada yang lebih hujan dari September
ia menggugurkan semua daun
barisan awan hitam
menggulung langit kota
tanpa obor sehangat langit bolong
dan kerinduan ciuman purnama
bercerita di bawah bayang bulan bengkok
dan jejak kakimu terhapus hujan
aku mencari sepanjang jalan
barangkali masih menyisakan satu
tak kutemu
hanya bangku taman
kehilangan sepasang kakinya
burung-burung tercabut helai bulunya
menggigil di tepi waktu
tiada yang lebih pedih
selain kehilangan cinta September
tubuh pohon pun rubuh
lambaian daun perpisahan
kematian yang maha panjang
dahan rapuh
tak menampung banjir sungai air mata
tak ada yang lebih hujan
dari september
Sidoarjo, 19/9/2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar