Minggu, 19 Februari 2012

Getaran Sebuah Puitik

Ya Robb,
Puitik itu yang telah memberiku jiwa
Savanah  tergelar, apakah eden yang kucari ?
Setelah kulahap karma khuldi
Berbulan tak terhitung aku mencarinya
 Disetiap bumi yang kupijak
Pucat masai dalam kembara  musim muram  tak pernah berakhir
Lelah mendaki tepian tebing karang terjal

            Ya Robb,
            Puitik itu hadir membuka pintu jiwaku
            Pekat hitam lazuardi berlalu
            Membelah ozon atmosfirku
            Menjadi hujan merah kelopak mawar
            Es itu telah mencair, meleleh diujung kaki dwiwangkara
            Bersimbah pahatan hati oleh buncah bahagia

 Ya Robb,
  Beledru kata itu menyentuh sampai ujung azali
  Kalau saja boleh kupinta
  Ketika Elmaut menjemput
  Biarkan aku dalam pelukan puitiknya

( Sidoarjo, 17/2/2012 )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar