Seribu mata air mengaliri
Ribuan kilo waktu terlampaui
Hilir menuju muara berseteru himpitan rindu
Pada batu hitam
Di tepi empat penjuru
Hening menggulung sukma
Nafasku bersetubuh dengan NafasMu
Lalu berpagut jemariku
Dalam bisik harap
Yang hampa oleh jiwa gelisah
lalu kudekap asa dalam lautan cintaMu
Dan berulang ulang aku sebut namaMu
( Sidoarjo, 3/12/2011)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar